Puskesmas Pasir Panjang Kupang

Pengelola Website

Diana Radja Haba

Diana Radja Haba

staf puskesmas pasir panjang

Website URL: http://puskppj.dinkes-kotakupang.web.id Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Penjaringan kesehatan anak sekolah merupakan salah satu indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan yang menjadi program wajib pemerintah daerah. Kegiatan penjaringan kesehatan tersebut dilakasanakan melalui wadah usaha sekolah (UKS). Penjaringan kesehatan anak sekolah bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik, maupun untuk dijadikan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan kesehatan disekolah.

Penjaringan kesehatan anak sekolah dilaksanakan sekali setahun, biasanya setiap awal tahun ajaran baru. Namun akibat pandemi COVID-19 yang sampai saat ini belum berakhir, kegiatan ini tertunda hingga cukup lama. Menurut Juknis Pelayanan Puskesmas selama COVID-19, kegiatan ini tetap dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, baik itu untuk petugas maupun untuk anak sekolah.

UPTD Puskesmas Pasir Panjang  melakukan kegiatan penjaringan kesehatan murid baru TA 2021/2022, pada tanggal 19 Agustus  s.d  09 September 2021 di Wilayah kerja Puskesmas. Kegiatan dilaksanakan di 10 sekolah dasar lingkup wilayah UPTD Puskesmas Pasir Panjang.

Kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan secara umum, pengukuran Tinggi badan / Berat Badan juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.  Adapun hasil dari kegiatan ini adalah jumlah anak yang diperiksa 210 siswa/i pada 10 sekolah, jumlah status gizi kurus : 19 anak, gemuk : 54 anak, normal : 124 anak  dan obesitas : 13 anak, sedangkan status kesehatan gigi dan mulut, yang sehat sebanyak 65 orang. Kemudian semua siswa/i diberikan edukasi untuk sikat gigi 2x dalam sehari, yakni pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.  Selain itu diberikan penyuluhan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutuskan mata rantai penularan covid 19. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini status kesehatan anak sekolah dapat meningkat dan dipantau setiap tahunnya.

 

by PJ UKS/UKGS

 

Lokakarya Mini Lintas Sektor merupakan suatu pertemuan antar petugas Puskesmas dengan sektor terkait (lintas sektor) untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan Puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi Puskesmas. Dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat bukanlah menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, puskesmas atau rumah sakit semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen masyarakat, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak.

Sebagai bentuk upaya peningkatan derajat kesehatan Puskesmas Pasir Panjang melaksanakan kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 September 2021 bertempat di Aula Kelurahan Nefonaek, dengan menghadirkan Kepala Seksi Pelayanan Umum, Dra. Maria Rosario Fernandez sebagai perwakilan Camat Kota Lama dan narasumber pertama dan Kepala Puskesmas Pasir Panjang, dr. Eka Muftiana Rahmawati  sebagai narasumber kedua.

Kegiatan di awali dengan sambutan oleh Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kota Lama, beliau mengharapkan melalui kegiatan Lintas Sektor ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. “Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan terutama program Vaksinasi Covid19 dan pencegahan penyebaran Virus Covid19 di harapkan kerja sama antar Lintas Sektor (Kelurahan, Babinsa, Babinkamtibmas Puskesmas) dapat memberikan edukasi dan pemahaman agar masyarakat dapat memenuhi protokol kesehatan.”

Agenda kedua pemaparan materi oleh Kepala Puskesmas tentang cakupan  Program-Program di Puskesmas Pasir Panjang yakni UKM Esesnsial, UKM Pengambangan dan UKP. Selanjutnya pemaparan Materi oleh Pengelolah Program Surveilans di Puskesmas yang menampilkan data situasi terkini Covid19 sejak 01Januari – 29 September 2021 yakni 896 kasus terdiri dari Laki-laki 426 orang dan perempuan 470 orang. Sedangkan jumlah kasus kematian yakni 23 kasus. Untuk itu dengan adanya lokmin lintas sektor ini semoga koordinasi antar lintas sektor dapat terjaga dengan baik khususnya di bidang kesehatan sehingga dapat meningkatkan kinerja dari setiap sektor.

Untuk memutuskan meta rantai penularan Covid 19, Kegiatan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang di terapkan yaitu memakaii masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta menjaga jarak aman.

S A L A M  S E H A T

 

 

 

 

By pj promkes

Dalam rangka memperingati hari malaria sedunia tahun 2021 jatuh pada tanggal 25 April 2021,  dengan mengusung tema global " Reaching The Zero Malaria Target " dan tema nasional adalah “Bersama Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Malaria”,

Dalam rentang waktu 3 bulan ( Januari s.d Maret  2021) di wilayah kerja puskesmas  Pasir Panjang

 

Beberapa bulan terakhir kita sering mendengar pemberitaan terkait vaksinasi COVID-19 yang sedang gencar dilaksanakan oleh pemerintah.

Dokter gigi adalah salah satu profesi yang sangat rentan terhadap paparan virus Corona.

Gigi dan mulut yang sehat turut andil dalam menjaga kesehatan tubuh. Bukan tanpa alasan, karena rongga mulut merupakan salah satu gerbang terbesar masuknya berbagai kuman, bakteri, hingga virus ke dalam tubuh.

Sebagaimana seorang Ibu menginginkan yang terbaik bagi anaknya, demikian pula        UPT. Puskesmas Pasir Panjang sebagai Puskesmas Induk yang memiliki 3 Puskesmas Pembantu (PUSTU) yakni Pustu Oeba, Pustu Fatubesi dan Pustu Tode Kisar, melakukan supervisi ke setiap Pustu untuk  meningkatkan kinerja jejaring. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk melakukan pembinaan pada jejaring puskesmas, tentang administrasi dan pelaporan. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung dengan panduan daftar tilik.

 

 

        Pada hari Jumat, 2 Oktober 2020 dan 9 Oktober 2020 dilakukan pengukuran kebugaran pada para Pegawai UPT Puskesmas Pasir Panjang.

Ancaman penyebaran virus corona dari klaster keluarga semakin meningkat. Klaster keluarga adalah penyebaran virus corona yang berasal dari anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah. Biasanya, penyebaran berawal dari seseorang yang sudah lebih dahulu tertular di luar rumah dan pulang kerumah lalu menularkannya pada anggota keluarga lain. Pada dasarnya, kasus klaster keluarga COVID-19 tidak akan muncul apabila tidak ada anggota keluarga yang bepergian atau beraktivitas di luar rumah dan kembali ke rumah tanpa benar-benar membersihkan diri terlebih dulu. Oleh karena itu, setiap anggota keluarga berperan penting untuk mencegah terjadi klaster keluarga, dengan cara :

  1. Mencuci Tangan

           Kembali dari bepergian keluar rumah kita harus selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum beraktivitas atau menyentuh barang di rumah karena Virus corona dapat hidup di benda mati dan berpindah ke tangan.

  1. Memakai masker.

           Jika ada anggota keluarga yg kerap kali bepergian keluar rumah  maka untuk menghindari penularan pada anggota keluarga, anggota keluarga tersebut harus  selalu gunakan masker saat di rumah.

  1. Terapkan Etika Bersin dan Batuk

           Hindari batuk dan bersin di dekat anggota keluarga. Etika Batuk merupakan tata cara batuk yang baik dan benar, dengan cara menutup hidung dan mulut dengan tissue atau lengan baju sehingga bakteri/virus  tidak menyebar ke udara dan tidak menular ke orang lain.

  1. Jaga Kebersihan dan Kesehatan

          Selalu rutin membersihkan rumah dengan menyapu, mengepel, dan mengelap barang-barang dengan pembersih yang mengandung desinfektan. Sirkulasi udara di rumah harus berjalan dengan baik, bukalah semua jendela dan pintu di pagi hari demi pergantian udara. Tetap pastikan                      seluruh anggota keluarga dalam keadaan sehat.

  1. Makanan bergizi seimbang

          Konsumsi buah dan sayur untuk mendapatkan tambahan vitamin dan mineral yang baik untuk kekebalan tubuh.  Asupan makanan yang bergizi seimbang juga dapat  menunjang kekebalan tubuh.

  1. Aktifitas Fisik yang menyenangkan

          Aktivitas fisik yang menyenangkan, istirahat yang cukup serta kelola stress dengan baik  juga penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

 Mari kita berdamai dengan Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam keluarga . Kita Sehat, Keluarga Sehat, Indonesia sehat….JJ

ANCAMAN KLASTER KELUARGA

Rabu, 14 Oktober 2020 16:12
Halaman 1 dari 2